Thursday, March 5, 2009

Permainan untuk Mengisi Waktu Luang Kala Berkumpul Bersama Teman

Tiap kali ada acara yang melibatkan banyak orang, selalu saja muncul permainan yang sebenarnya hanya ajang iseng semata, namun dapat membuat orang lain penasaran dan merasa tertipu. Dari awal mulai masuk kuliah permainan kecil ini selalu muncul. Di awali dari saat ospek hingga kemarin saat acara bersih-bersih bersama.
Beberapa permainan yang sering kali muncul :

1. Kartu
Main kartu selalu diminati banyak orang, dimulai dari minuman biasa, capsa, dan yang seringkali dimainkan Truff.

2. Tebak Nama Negara
Permainan ini simple hanya dengan meritmekan kata"DOR", yang kemudian ditebak apakah nama negara yang tersirat di dalam ritme kata tersebut. Kuncinya simpel saja yaitu panjang / lamanya kata "dor" diucapkan digantikan dengan "hmmmm (Nama negara)". Seperti "Dor" → langsung saja jawab nama negara yang dimau, tidak perlu di tambahkan "hmmm". Sangat simple tapi cukup "mempermainkan" orang yang belum tau kunci permainan ini.

3. "Around The World"
Game ini berhubungan dengan nama negara juga hanya saja kita harus menyebutkan nama negara dengan awalan A, R, O,... dst. Game ini dimodifikasi menjadi "Around The World Kita" bedanya adalah huruf awal negara yang disebutkan merupakan penggalan huruf-huruf nama seseorang. Misalnya nama ADE →Orang pertama akan menyebutkan Amerika, Denmark, trus... nah orang yang ditanya harus menjawab dengan nama negara berawalan E...

4. Ada Berapa nyamuknya
Permainan ini cukup mudah, hanya perlu menepukkan tangan kemudian bertanya jumlah nyamuk yang berhasil ditangkap. Jawabannya ada pada jumlah kata yang diucapkan si penanya, tanpa mempedulikan berapa banyak ia menepuk tangannya.

5. Penjumlahan
Sangat simpel tinggal bertanya saja "Satu tambah satu dua tambah tiga?" berapakah nilainya jawaban pada umumnya adalah 5 namun di sini jawabannya adalah 1+12+3=16. Alasannya adalah waktu si penanya bertanya satu tambah satu ia tidak pernah menyebutkan ada sama dengan dua jadi artinya satu ditambah dua belas ditambah 3.

6. Bumi itu Bulat

berapakah 6+8? jawabannya 0 karena yang dihitung adalah jumlah lingkaran yang ada pada hasil penjumlahan tersebut. Sangat menipu bukan.

7. Segitiga
Ketika menanyakan segitiga antara si A, si D, si E. Jawabannya adalah "Pasti (sesuatu)" bisa apa saja. Permainan ini mirip dengan Tebak nama negara hanya berbeda pada "hmmm" diganti dengan "pasti"

8. Foto
ckrik ckrik ckirk ckirik, hayo siapa yang difoto??? jawabnnya adalah gaya siapakah yang diikuti oleh si penanya.
Semoga saja bisa membantu bagi yang masih belum medapatkan jawaban dari tebakan orang lain...

Hari-Hari yang Melelahkan

Beberapa minggu ini menjadi hari-hari yang paling melelahkan. Rasanya kejadian yang sama di semester yang lalu kini terulang lagi. Tugas menumpuk dan terasa tiada pernah berakhir.

Tugas yang selalu menghantui adalah PLO, aaaa rasanya mau gila, tiap minggu terus menerus ada aja praktikumnya. Belum untuk modul yang ini ya Tuhan capenya setengah mati. Mata ini seperti gak ada istirahatnya. Belum lagi REVISI pula. kunci jawaban masih salah malah ditiru, aaaaaaa. cape deh.

Belajar jg belum, persiapan UTS jg belum masih harus direbetin ama yang namanya tugas tugas dan tugas. Rasanya 24 jam sehari masih kurang aja. Satu persatu sakit di badan mulai meghantui. Dimulai dari leher, punggung, sampe kaki juga rasanya udah cape. Wew kapan ini berakhir ya???

Ada lagi satu, rasanya pegen banget memperjuangkan mimpi itu, tapi setelah melihat persiapan dan kenyataan yang ada rasanya mimpi ini hanya akan menjadi mimpi belaka. Hanya keajaiban dan restu dari Tuhan yang akan menentukan segalanya, besok adalah terakhir aku menikmati mimpi ini. Meski hanya sesaat namun itu cukup berarti bagiku. Terima Kasih Tuhan...

Wednesday, February 11, 2009

Apalah Arti Persahabatan?

Perlahan ku coba 'tuk berubah, ku coba tuk berubah menjadi tak lagi sensitif seperti yang dulu, kucoba tuk selalu berpikir positif. Namun apa yang kuterima.. 

Sakit, perih rasanya tak dianggap. Aku di samping nya tapi pernahkah dia menganggapku? Jika bukan karena ada hal yang perlu dan mereka sudah tak tau jawabnya barulah mereka bertanya padaku. Pedih rasanya hati ini ketika semua itu terjadi.

Entah mengapa, aku telah mencoba 'tuk mengintrospeksi diri dan merubah sikapku. Tapi semuanya malah menjadi buruk . Mereka tidak pernah menerima dan menganggapku ada. Inikah yang selalu dibangga-banggakan sebagai persahabatan?? Semakin lama kurasakan ternyata semua itu hanya "persahabatan" yang hanya muncul ketika mereka memerlukanku. Semua Bohong. Aku tak pernah ada dan tidak akan pernah menjadi bagian dari mereka.

Tuhan hanya satu tahun lagi saja kumohon kuatkanlah hatiku ini. Tuhan bantulah aku tuk tak lagi dan tak pernah lagi terluka oleh perbuatan mereka.

Suatu hari ku yakin nanti akan ada balasnya.

Tuesday, November 25, 2008

SemNas TI 2008

Image Hosted by ImageShack.us
Akhirnya semua yang udah begitu lama dipersiapkan buat Seminar Nasional TI UNPAR 2008 mencapai puncaknya di hari Jumat 21 November 2008. Sungguh suatu moment yang luar biasa, rasanya semua kerja keras, pengorbanan, kemarahan, kesedihan, jengkel semua rasa yang pernah terjadi selama persiapan 3 bulan terganti dengan bangga dan senang yang luar biasa.

Semua persiapan diawali dari bulan Juni (meski bukanlah persiapan yang sesungguhnya tapi saat itu hanyalah pembuatan konsep), masih terukir dengan jelas di ingatanku, saat aku sedang mempersiapkan diri untuk hal besarku yang lain, aku menerima kabar yang sebenarnya cukup menyedihkan karena tak sesuai dengan keinginanku, aku menjadi wakil ketua SemNas 2008. Meski sebenarnya sedih dan kecewa tapi aku tetap berusaha untuk membangkitkan semangatku sendiri, terlebih berkat bantuan dari my bestfriend, Floren, yang sudah membesarkan hatiku dan meyakinkan aku bahwa inilah saatnya aku menunjukan bahwa aku mempunyai kapabilitas yang lebih dari yang mereka bayangkan. Thank You Flo!!!

Selang waktu berganti, tema yang awalnya dikabarkan ke aku yaitu Global Warming-pun berubah menjadi Manufaktur dan Manajemen. Ketika akhirnya aku pulang ke Semarang, aku mendapat kabar sekaligus menjadi tugas pertamaku di kepanitian itu, aku diminta membuat Latar belakang acara. Ketika aku membuat latar belakang acara itu, tanpa sengaja kutuliskan judul “Menjadi Profesional di Bidang Manufaktur dan Manajemen dalam Tantangan Globalisasi dan Krisis di Dunia” yang ternyata pada akhirnya menjadi Judul dari Seminar itu sendiri. Awalnya semua itu hanya untuk sementara karena belum dirundingkan dengan panitia yang lain, yang kutau aku harus membuat itu untuk diserahkan ke LKM sebagai rincian program-program yang akan diselenggarakan himpunan.

Ketika akhirnya, diajukan proposal acara tersebut ternyata judul itu haruslah diubah karena kurang mencerminkan teknik industri. Akhrinya perubahan didapatkan yaitu “Menjadi Profesional di Bidang Manufaktur dan Manajemen Industri dalam Tantangan Globalisasi dan Krisis di Dunia”. Dari lubuk hatiku, sungguh aku merasa bangga bahwa itu adalah hasil pemikiranku, meski aku tau tidak ada yang tau bahwa itu hasil pemikiran dan karangan ku. Semua persiapan dimulai, dari mencari pembicara hingga pendanaan menjadi suatu permasalahan inti dari persiapan jangka panjang ini.

Pendanaan menjadi masalah utama karena menurut rencana dana yang dibutuhkan terlalu besar,namun hingga 2 minggu terakhir jumlah yang diterima masih jauh dari perkiraan. Hingga akhirnya titik cerah didapatkan setelah ada masukan dari tim dosen TI UNPAR, sehingga dana menjadi tercukupi. Masalah dana berakhir digantikan dengan masalah yang dihadapi Acara. Belum berakhir masalah acara muncul permasalahan dari bagian Publikasi dan Dokumentasi juga dari Sekretariat. Wow!!! Sungguh minggu minggu yang berat bagiku. Tekanan terus silih berganti.

Yang awalnya aku malas menerima jabatan itu karena menurutku apalah gunaku, dari dulu hingga saat itu yang kutau wakil tidak ada gunanya. Namun aku beruntung, ketua panitia ku ternyata masih mau melibatkanku, bahkan hingga ke semua detail aku tau (maaf-maaf tapi aku tau lebih dari yang dia tau, aku tau ini terlalu lancang, tapi sungguh aku tidak bermaksud mengambil kedudukannya). Untuk mempersiapkan acara ini, dimulai dari membolos kuliah hingga harus pergi hujan-hujanan dengan motor pun terpaksa kujalani. Sungguh suatu pengalaman yang luar biasa.

Pada hari-H nya rasa bangga terbesit dalam hatiku, terlebih ketika banyak orang yang mengatakan Selamat ya acaramu sukses. Sungguh kebanggaan yang luar biasa, ditambah dengan bonus bisa bersalaman dan bertatap muka langsung dengan orang –orang hebat seperti Staff ahli kementrian Bapak Wahid, Pak Siswanto Prawiroatmodjo Executive Vice President Director PT AHM dan Pak Yos Adiguna Ginting yang merupaka Director Coorporate Affairs PT HM Sampoerna Tbk. Sungguh pengalaman tak terlupakan.

Ketika acara itu berakhir rasanya semua pengorbanan itu tak pernah sia-sia.

Terima kasih Tuhan kau memberiku kesempatan yang begitu berharga ini. Untuk semua yang telah membantu dan memberiku semangat terlebih ketika aku sedang dalam kondisi yang buruk, Thank you banget...

Maaf juga untuk semua yang pernah menjadi “sasaran” atau “korban” dari buruknya mood ku.

Dalam sebuah acara ini banyak yang kudapatkan dan pernah terjadi, dimulai dengan marah-marah hingga akhirnya bersitegang dengan sahabat sendiri juga pernah terjadi. Namun pengalaman indah juga tak luput terjadi, munculnya persahabatan dan kedekatan yang baru juga terjadi berkat acara ini. Aku menjadi lebih mengenal mereka-mereka yang sebelumnya tidak kukenal sama sekali, bahkan kini menjadi cukup dekat.
Banyak pelajaran berharga yang kudapat berkat acara ini thq semua.....

Kesuksesan suatu acara bukan hanya karena 1 atau 2 orang melainkan berkat kerja sama kita bersama!

Saturday, November 15, 2008

Habis Sudah Kesabaranku

Tuhan,
Masih kurangkah kesabaranku ini
Semua tekanan dan masalah yang terus menghantuiku
Semua masih harus ditambah
Aku harus menghadapi orang yang benar-benar membuatku marah

Awalnya teman
Namun makin lama, kesabaran ini mencapai titik batasnya juga
Semua orang memuja dia sebagai “pahlawan” atas tindakannya saat itu
Baik hati, rela berkorban dan lain lain
Tapi yang nampak saat ini adalah
Mulut besarnya, kesombongannya, gayanya yang lebih tepat dikatakan BELAGU
Saat ini habis sudah kesabaranku ‘tuk mentolerir semua perilakunya itu
Apakah aku salah???
Semua teman “baikku” memberikan sikap yang menetang
Karena bagi mereka dia adalah “pahlawan” itu

Tuhan,
Kumohon tolonglah aku menghadapi semua ini
Bantulah aku di 1,5 tahun terakhirku ini
Setidaknya dalam 1,5 tahun ini aku membutuhkan teman “baikku” itu
Tak mungkin aku berada dalam pertentangan dengan mereka
Tuhan limpahkanlah kesabaran untukku
Terlalu banyak masalah dan tekanan yang pasti akan terus membayangi langkahku
Kumohon bantu aku melewati ini semua

Tak juga kupungkiri
Hidup bersama orang lain pasti tidaklah mudah
Banyak sisi yang harus saling dilengkapi dan diperbaiki
Tapi sungguh inilah klimaks dari semua kejengkelan yang selalu kupendam
Kuharapkan waktu kan cepat berlalu

Monday, October 20, 2008

My 20th Birthday

Mungkin ini semua sudah sangat terlambat, udah 1 bulan lewat, tapi berhubung aku juga belum cerita, sekarang saat nya aku bisa cerita. Di hari ulang tahunku tepat, tidak ada suatu yang istimewa. Yang paling menyenangkan adalah ketika teman-temanku ternyata tidak pernah melupakan hari ulang tahunku, meski hanya melalui SMS namun itu semua sudah sangat berarti buatku. Yang terindah adalah ketika teman-temanku sekolah dulu masih mengingat ulang taunku. Meski kami terpisah jarak yang cukup jauh namun persahabatan ternyata takkan pernah terpisahkan oleh jarak dan waktu.

Perhatian mereka untukku adalah suatu kado teristimewa dalam hidupku, 

Doa-doa tulus dari mereka akan menjadi pengiring langkahku menapaki jalan kedewasaan,

Harapan-harapan akan perubahan dalam diriku akan selalu menjadi pendorong dan pembimbingku ke dalam perubahan yang lebih baik

Beberapa saat setelah hari ulang tahunku lebih tepatnya sekitar 2 minggu, saat diadakan acara pembubaran panitia OSPEK, suatu kejutan tak terduga (sama sekali ngga nyangka yang ini) diberikan oleh teman-teman kuliahku.

Ceritanya, hari itu saat pembubaran, kakak salah satu temanku,Iren, mengalami kecelakaan sehingga temanku ini tidak dapat ikut dalam acara pembubaran, namun dengan sedikit memaksa meski sudah dilarang oleh teman-teman panitia yang lain, ia tetap bersikeras datang untuk mengantar temanku yang lain lagi,Vanessa. Dengan mata masih sembab dan beberapa kali menangis, ia datang sebentar di acara pembubaran itu. Saat akan pulang, dia bersama seorang temanku yang katanya akan menemaninya,Mawar namanya, tiba-tiba Mawar menelpon Marina atau Vanessa entah karena aku tidak tau pastinya, saat itu aku sedang bermain-main dengan Crussader yang lain, dan mengabarkan bahwa Iren menangis di dalam mobil. Akhirnya kita bertiga keluar dari tempat makan itu, dan saat akan menghampiri mobil Iren, anehnya koq kita tidak masuk ke dalam mobil tapi malah ke belakang mobil. Ternyata oh ternyata di belakang sana mereka telah menyiapkan kue ulang taun beserta lilinnya. Meski kue itu tidak “eksklusif” untukku tapi ketulusan mereka untuk menyiapkannya adalah suatu yang luar biasa. Kue itu tidak “eksklusif” untukku karena tepat di hari itu ada panitia lain yang juga berulang taun, jadi... (tau kan...). By the way... Thank you My friends.

Image Hosted by ImageShack.us
Vanessa, Mawar, Ade, Marina, Iren
Lama waktu berselang, kemarin atau sebenarnya subuh hari ini, 19 Oktober 2008, sekitar pkl 1.30, kado ulang taunku diberikan oleh mereka teman-temanku. Seperti biasa selalu ada skenario dibalik semua ini.

Kali ini skenario, dimulai dari acara nginep bareng di kos Vanessa, awalnya alasannya mau blajar Sisprod ama maen bareng karena udah lama gak sempet maen bareng. Tapi sampe sana lebih nampak kaya “pindah” tidur doank. Jam 12 malam kita mulai tidur, cuma sebelum tidur semua orang pada meributkan “Gantt Chart”, tapi karena aku dapat kasur di atas, malas turun aku, jadi Cuma aku yang tidak ikut-ikutan meributkan “Gantt Chart” itu. Sekitar jam 1.30 an, tiba Vanessa yang sedari tadi sepertinya belum tidur, menyalakan video dengan iringan musik yang sangat keras, dan secara bersamaan hp ku berbunyi. Karena suara-suara itulah aku terbangun, saat kulihat ternyata di video itu terdapat rangkaian foto-foto kami dan beberapa kata-kata, yang ternyata video inilah yang tadi diributkan sebagai "Gantt Chart". Yang lebih “menakjubkan” lagi semua orang-orang yang tadinya sudah tertidur tiba-tiba menghilang dari kamar tersebut, dan aku terkunci di dalam kamar itu. Selang beberapa waktu, mereka semua masuk membawakan kado untukku. Keributan ini membuat salah seorang penghuni kost terbangun dan menegur kami. Setelah itu, seperti biasa acara buka kado. Mereka menghadiahiku sweater, polo shirt, dan sandal Billabong, yang secara overall kado ini didominasi warna kuning. Dan tetap seperti biasa ritual kado, yaitu editan foto lengkap dengan piguranya.

pht641spz7.jpg
My Birthday Presents
Mungkin hadiah ini tampak sederhana namun dibalik hadiah ini, terdapat “pengorbanan” dan ketulusan yang tak ternilai harganya bagiku. Di sela-sela kesibukan teman-temanku di TI, mereka tetap menyempatkan diri untuk memberiku kado ulang taun, terlebih lagi di saat UTS ini. Menurut perkiraanku kado ini dibeli pada saat, selesai membuat tugas P2P di hari sebelum ujian Prokom dan Estetika (bener gak????).

Selain itu aku ingin meminta maaf pada teman-temanku ini, karena pada saat mereka memberika “kejutan kecil” tersebut ekspresiku saat menerimanya terkesan “standard” dan tidak sesuai harapan mereka. Maafkan aku, karena sikapku yang terlalu “dingin” dan keras ini membuat ucapan terima kasihku tak seperti yang seharusnya. Namun dengan sangat tulus kuucapkan TERIMA KASIH yang sebesar-besarnya pada kalian semua. Aku bukanlah orang yang mudah menunjukan ekspresi dalam diri, namun sungguh dari lubuk hati terdalam kuucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. 

Hidup tanpa sebuah pertemanan hanya akan memberikan kehidupan yang hampa

Bersama mereka kudapatkan pengalaman hidup yang lebih banyak dan lebih berarti

Kesulitan dan masalah yang timbul akan selalu membantu untuk menjadikanku lebih bijaksana dan lebih baik lagi

Terima kasih teman, atas semua yang telah kalian lakukan dan berikan padaku

Bukan bentuk atau materi yang utama, ketulusan dan pengorbanan kalian adalah yang teristimewa

Wednesday, October 15, 2008

Sesal yang Terlambat

Awalnya ku ingin menyelesaikan ini semua dengan cepat
Namun tak pernah kubayangkan semangatku itu memudar
Hingga berubah menjadi semangat menuju kehancuranku sendiri

Dengan penuh kebanggaan yang "bodoh" betapa bangganya aku
Ketika mengatakan pada orang lain menunjukkan "kenakalan" itu
Kini ketika saatnya tiba
'Tuk membuktikan semua itu
Kusesali semua "kebodohan dan kenakalan" ku sendiri

Tapi apalah arti semua sesal itu
Waktu tak dapat lagi kuputar balik
Aku mengecewakan diriku dan orang-orang yang begitu berharap padaku

Betapa malu hati ini melihat semua "kebahagiaan" yang sebenarnya akan menghancurkannku
Ingin ku tutup mata ini
Namun itu tak mungkin segalanya akan menunjukan hasilnya meski kucegah sekuat tenagaku
Berkali-kali air mata ini ingin mengalir keluar namun selalu kutahan
Meski aku menangis, mungkinkah semuanya berubah?

Mengapa penyesalan selalu datang terlambat?